AGUSTUS 14-15, 19-20, 2025

 

 PKKMB UNIVERSITAS LAMPUNG TAHUN 2025

 

Halo Semuanya! Perkenalkan saya Moryoga Febiska Merinda dengan NPM 2515051014 dari fakultas Teknik dengan program studi Teknik Geofisika. Disini saya akan menceritakan keseruan kegiatan PKKMB tingkat Universitas di hari pertama.

 

A. PKKMB HARI PERTAMA

Kegiatan dimulai pada 14 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB, tempat nya GSG Universitas Lampung dan Daring (online) di buka oleh prosesi memasuki ruang upacara oleh Ibu Rektor Prof Dr. Ir. Yusmelia Afriyani d.e.a ipm. beserta jajarannya. Lalu di lanjutkan dengan upacara pembukaan, pembacaan doa, dan sambutan sambutan oleh ibu rektor, ketua senat, dekan-dekan fakultas beserta bapak/ibu wakil rektor unila.

Setelah sambutan-sambutan oleh bapak/ibu di lanjutkan pula dengan peresmian Mahasiswa Baru Universitas Lampung yang di lantik secara resmi menjadi Mahasiswa Universitas Lampung. Prosesi Peresmian Mahasiswa Baru di pakai kan almamater tanda resmi nya menjadi mahasiswa unila oleh ibu rektor Prof Dr. Ir. Yusmelia Afriyani d.e.a ipm. Selanjutnya Mahasiswa Baru unila membacakan Kode Etik Mahasiswa Unila dan pembacaan kewajiban sebagai mahasiswa dan lainnya. Dan dijelaskan Pula Visi dan Misi Universitas Lampung. 

Tema PKKMB 2025 adalah "Mahasiswa Tangguh Inklusif dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045", Unila masuk kedalam member of; AACSB, EFMD GLOBAL, AUN-BE, Asean University Network, dan AUN-QA. Unila juga mengusung Era Society 5.0 adanya Kurikulum Merdeka, International Exposure, Kegiatan Mahasiswa Diluar Kampus, dan Pengelolaan Lingkungan. Dan yang terakhir unila juga mempunyai Tagline B Strong :

 

B: Business, Finance, Investment & Asset.

E: Enhancement of Human Resources.

S: Service for Community.

T: Teaching.

R: Research.

O: Organizational Partnership.

N: Network Infrastructure.

G: Good University Governance.

 

Pesan menjaga nama baik kampus, aktif di kegiatan, dan memanfaatkan fasilitas Unila.

Ada pengarahan untuk Mahasiswa baru dari Mentri Pendidikan Sains dan Teknologi oleh Bpk. Prof. Brian Yuliarto, Ph. D. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan ibu rektor, ketua senat, dekat-dekat fakultas dan jajarannya ;

 

Pimpinan UNILA: 

1. Rektor: Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM, ASEAN Eng.

 2. Wakil Rektor I Bidang Akademik: Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T. 

3. Wakil Rektor II Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan: Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si.

4. Wakil Rektor III Wakil Rektor Bidang Kemahasiswan dan Alumni: Prof. DR. Sunyono, M.Si

5. Wakil Rektor IV Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK: Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA. 

6. Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan: Hero Satrian Arief, S.E., M.H 

7. Kepala Biro Umum dan Keuangan: Ida Ropaida, S.E., M.M. 

8. Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat: Budi Sutomo. S.Si., M.Si. 

9. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Dr. Nairobi, SE., M.Si., M.Si. 

10. Dekan Fakultas Hukum: Dr. Muhammad Fakih, S.H., M.S. 

11. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Dr. Albert Maydiantoro, S.Pd,. M.Pd

12. Dekan Fakultas Pertanian: Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P.

13. Dekan Fakultas Teknik: Dr. Eng. Ir. Helmy Fitriawan, S.T., M.Sc. 

14. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu olitik: Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si.

15. Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si. 16. Dekan Fakultas Kedokteran: Dr. dr. Evi Kurniawaty, M.Sc. 

16. Dekan Fakultas Kedokteran: Dr. dr. Evi Kurniawati, M. Sc. 

 

Mahasiswa diajak menghafal nama pimpinan, fakultas, dan slogan/yel-yel masing-masing fakultas:

FEB: “FEB Jaya – Unila Be Strong”

Fakultas Hukum: “Viva Yustisia – Yes Yes Yes”

FKIP: “FKIP Jaya Jaya Jaya Unggul”

Faperta: “Pertanian Satu – Unila Be Strong”

FT: “Teknik Jaya”

FISIP: “FISIP Bersatu Tak Terkalahkan”

FMIPA: “We Are Excellent”

FK: “Belajar Hari Ini – Menyelamatkan Nyawa Esok Hari”

 

Pesan dari setiap Dekan: menjaga semangat, aktif di fakultas, dan segera beradaptasi dengan lingkungan akademik.

Kemudian sambutan yang mewakili Gubernur provinsi Lampung oleh Bpk. Yurnalis, S.IP., M.SI. 

Ada beberapa materi yang ada pada PKKMB hari pertama ini ;

 

A. Pengembangan Karakter Mahasiswa, 

Oleh Kapolda Lampung yaitu Bpk. AKBP Vicky Dzulkarnain,M.M.

 

Pentingnya sikap disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Menghindari perilaku menyimpang dan pelanggaran hukum, termasuk bullying, kekerasan, dan intoleransi. Strategi membangun citra positif pribadi dan kampus. Menumbuhkan mental tangguh dalam menghadapi tantangan akademik dan juga kehidupan sosial.

 

B. Perguruan Tinggi di era digital dan revolusi Industri, 

Oleh bapak wakil Rektor Prof.Dr.Eng. Suripto Dwi Yuwono, S. Si,.M.T.

 

Pergeseran metode pembelajaran menuju digitalisasi (e-learning, hybrid learning). Kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja di era industri 4.0 dan society 5.0 adanya Kurikulum Merdeka,International Exposure,Kegiatan Mahasiswa Diluar Kampus, dan Pengelolaan Lingkungan. mahasiswa diwajibkan harus mempunyai milestone dalam perkuliahan. Pentingnya penguasaan teknologi, literasi digital, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan industri. Penerapan sistem evaluasi akademik berbasis capaian pembelajaran. 

 

C. Transformasi Bandar Lampung menuju kota metropolitan, 

Oleh walikota Bandar Lampung Ibu Eva Dwiana yang diwakilkan.

 

Visi pembangunan kota menjadi pusat metropolitan modern di Sumatera. Peran mahasiswa dalam mengawal kebijakan pembangunan dan menjaga kelestarian lingkungan. Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam inovasi teknologi dan pemberdayaan masyarakat. Potensi lapangan kerja dan wirausaha seiring perkembangan kota.

 

D. Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara,

Oleh Komandan Korem 043 Gatam Bpk. Brigjen TNI Haryantana S.H. 

 

Pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ancaman terhadap persatuan bangsa (radikalisme, disintegrasi). Peran mahasiswa dalam menjaga kedaulatan negara melalui bela negara non-militer. Penanaman rasa cinta tanah air dan nasionalisme. 

 

Kemudian Ketua Senat menutup rapat luar biasa dengan prosesi keluar pimpinan universitas, ketua senat, wakil rektor, dekan, dan jajarannya. lalu tidak lupa MC menegaskan kembali jadwal PKKMB berikutnya dan aturan yang harus dipatuhi.

 

Kesimpulan

 

PKKMB Unila 2025 mengedepankan kedisiplinan, adaptasi ke budaya akademik, dan peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Selain pengukuhan, mahasiswa mendapat pembekalan nilai-nilai kampus, kode etik, pengenalan pimpinan, serta motivasi untuk berprestasi. Seluruh kegiatan disatukan dengan semangat Unila Be Strong demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

B. PKKMB HARI KEDUA

 

Hari kedua PKKMB Universitas Lampung 2025. Menyampaikan materi dan pengenalan SATGAS di Universitas Lampung 

 

A. Peran Mahasiswa di Era Digital 

Oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni Bapak. Prof. DR. Sunyono, M.SI

 

Arti penting pendidikan bagi kemajuan bangsa yaitu pendidikan menjadi jalan pembuka bagi terwujudnya kemauan bangsa, melalui pendidikan generasi penerus bangsa dipersiapkan melalui upaya upaya serta meningkatkan kecerdasan, keterampilan dan karakter yang baik untuk mencapai masa depan yang cerah. Melalui pendidikan pengetahuan dan karakter/nilai-nilai moral dan keterampilan kepada generasi muda sehingga memiliki bekal untuk membawa kemajuan di berbagai bidang. Peran mahasiswa dalam pembangunan yaitu mahasiwa adalah bagian dari generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan menjadi SDM Pembangunan. Mahasiswa yang berkualitas menjadi kunci untuk membangun bangsa Indonesia ke depan. Mahasiwa yang berkualitas juga merupakan kekuatan untuk memenangkan kompetensi dalam persaingan global. Untuk ituu, mahasiswa harus memiliki pandangan jauh ke depan untuk membangun bangsa ini lebih maju, berpendidikan, cerdas, berkualitas, sejahtera, sehat lahir dan batin. 

 

B. Unit Penunjang Akademik (UPA BK) 

Memberikan pendampingan psikososial bagi mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan terkait permasalahan akademik, pribadi dan relasi sosial. Fokus layanan mencakup konseling individu, konseling kelompok, hingga penguatan kapasitas dosen pembimbing akademik. terdapat beberapa layanan UPA BK yaitu;

 

1). Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT). 

Oleh Satgas PPKPT, Dr. Rini Fathonah, S.H., M.H

 

Satgas PPKPT dibentuk berdasarkan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024, dengan mandat melakukan pencegahan, penanganan, pendampingan, hingga pemulihan korban kekerasan. Kehadirannya menjadi garda terdepan dalam melindungi civitas akademika Universitas Lampung.

 

Untuk menggugah kesadaran mahasiswa, Satgas menayangkan sebuah video kisah Vito, seorang mahasiswa yang mengalami diskriminasi karena fisik dan warna kulit, hingga menjadi korban pelecehan seksual dari kakak tingkat. Video ini menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apapun tidak boleh ditoleransi.

 

Satgas PPKPT memiliki empat divisi utama, yaitu:

- Divisi Pencegahan dan Regulasi Kekerasan – fokus pada edukasi, penyusunan kebijakan, dan kampanye anti-kekerasan.

- Divisi Penanganan, Pendampingan, dan Pemulihan – memberi layanan hukum, psikologis, maupun medis bagi korban.

- Divisi Humas, Media, dan Publikasi – menyebarkan pesan-pesan pencegahan secara kreatif melalui media sosial dan publikasi.

- Divisi Data dan Dokumen – mengelola laporan dan arsip kasus untuk bahan evaluasi dan pengambilan keputusan.

 

2). Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Narkotika (P4GN) 

Oleh Ibu Sri Rizky S.H., M.H

 

Unila aktif terlibat dalam kegiatan P4GN, termasuk edukasi, pendampingan, dan penguatan kebijakan anti-narkotika. P4GN merupakan upaya bersama untuk melindungi sivitas akademika dari bahaya narkoba. Unila telah menerima penghargaan dari BNNP Lampung atas partisipasinya dalam program P4GN. Kegiatan P4GN meliputi berbagai upaya seperti:

- Edukasi: Memberikan informasi tentang bahaya narkoba kepada mahasiswa, dosen, dan staf. 

- Pendampingan: Memberikan dukungan bagi mereka yang membutuhkan.

- Penguatan Kebijakan: Memperkuat aturan dan regulasi terkait narkoba di lingkungan kampus.

 

Tujuan dari P4GN itu sendiri adalah menciptakan lingkungan kampus yang bersih dari narkoba dan melindungi seluruh sivitas akademika dari penyalahgunaan narkoba. Peran aktif dalam P4GN menunjukkan komitmen universitas dalam menjaga kesehatan dan keamanan seluruh anggotanya.

 

C. Sosialisasi Klinik Unila

Oleh Team Klinik

 

Dari tahun 2020 Klinik UNILA sudah bekerjasama dengan BPJS. Untuk mahasiwwa yang berasal dari luar Bandar Lampung untuk memindahkan faskes BPJS ke Klinik UNILA. Cara memindahkan faskes BPJS ke Klinik UNILA yaitu dengan cara mendownload aplikasi JKN Mobile, lalu pindahkan BPJS ke klinik UNILA. Klinik UNILA buka dari hari Senin-Sabtu. Saat faskes BPJS sudah dipindahkan di UNILA tetapi saat kembali ke asal daerah tenyata sakit, BPJS tersebut masih bisa digunakan. Asuransi dalam klink UNILA tidak berlaku, karena Klinik UNILA hanya bekerjasama dengan pemerintah. Klinik UNILA belum mempunyai rawat inap, tetapi Klinik akan membantu mengarahkan ke rumah sakit yang bekerja sama dengan UNILA. Jika terjadi kesalahan dalam penulisan di BPJS dapat chat Whatsapp Pandawa untuk memngubah penulisan yang salah. Syarat perujukan adalah harus konsultasi di Klinik UNILA, jika mesti dirujuk akan dibuatkan surat rujuk

 

D. Pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)

Selain materi kebangsaan, digitalisasi, dan karakter, PKKMB Unila juga memperkenalkan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai wadah pengembangan minat, bakat, serta soft skills mahasiswa. UKM hadir untuk menempa jiwa kepemimpinan, melatih kerja sama tim, dan memperluas jejaring sosial. Mahasiswa didorong untuk aktif berorganisasi tanpa melupakan kewajiban akademiknya. Adapun UKM yang diperkenalkan dalam PKKMB 2025 antara lain:

1) Bidang Kepemimpinan dan Kemahasiswaan: BEM Unila, DPM Universitas Lampung, FORKOM PMPAP, FORKOM KIP.

2) Bidang Kerohanian: UKM Birohmah, UKM Katolik, UKM Budha, UKM Hindu, UKM Kristen.

3) Bidang Seni dan Budaya: UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM), UKM Bidang Seni (UKMBS), UKM Teknokra, UKM Rakanila.

4) Bidang Olahraga dan Bela Diri: UKM Bola Voli, UKM Basket, UKM Futsal, UKM Sepak Bola, UKM Bulu Tangkis, UKM Archery/Panahan, UKM Kempo, UKM Tapak Suci, UKM PSHT, UKM Perisai Diri, UKM Merpati Putih, UKM Taekwondo, UKM Menwa, UKM Pencak Silat.

5) Bidang Sains, Teknologi, dan Penelitian: UKM Sains dan Teknologi, UKM Penelitian, UKM Mekatron, UKM Zoom, UKM ESO.

6) Bidang Sosial dan Pengabdian: UKM KSR PMI, UKM MAPALA, UKM Pramuka, UKM Kebangsaan, UKM KOPMA.

7) Bidang Internasional: UKM Unila International Student Association.

8) Bidang Permainan dan Strategi: UKM Catur.

 

Dengan keberagaman UKM ini, mahasiswa baru diharapkan dapat memilih organisasi sesuai minat dan bakatnya, serta menjadikannya sarana pengembangan diri dan kontribusi nyata bagi kampus.

 

Dengan materi Day 2 ini, mahasiswa baru diharapkan semakin paham pentingnya membangun kampus yang Tangguh, Inklusif, dan berdampak dengan kesempatan untuk berkembang, baik di bidang akademik maupun non-akademik. 


 Materi PKKMB Fakultas Pertanian Universitas Lampung 2025 – Hari Pertama

 

1. Pimpinan dan Struktur Organisasi Fakultas

 

Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) dipimpin oleh

1)   Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P. sebagai Dekan periode 2023–2027.

2)   Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerjasama dijabat oleh Prof. Dr. Ir. Purnomo, M.S.,

3)   Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan dijabat oleh Dr. Qadar Hasani, S.Pi., M.Si.,

4)   Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dijabat oleh Dr. Agustiansyah, S.P., M.Si.

5)   Staf pendukung fakultas antara lain Heru Setyawan, S.P., M.M., Mira Sari, S.E., M.S.Ak., dan M. Zuhri Zaman, S.I.Kom.

 

Fakultas Pertanian memiliki 10 jurusan dan 15 program studi sarjana, 5 program magister, serta 1 program doktor. Dosen aktif berjumlah 260 orang, terdiri dari 33 PNS dan 2 PPPK. FP Unila juga telah menerapkan sistem Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

 

2. Visi Fakultas Pertanian 2025–2029

Menjadi pusat unggulan berdaya saing global dalam pendidikan, riset, dan inovasi biomassa tropika untuk ketahanan pangan dan energi berkelanjutan.

 

3. Sistem Pendidikan Tinggi dan Perkuliahan

Pendidikan tinggi terdiri dari empat elemen utama yaitu mahasiswa, dosen, lulusan, dan institusi. Tujuan pendidikan tinggi adalah mencetak lulusan yang cerdas, kompeten, berintegritas, dan inovatif.

 

Kompetensi lulusan yang diharapkan meliputi kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis, berpikir kritis dan analitis, bekerja dalam tim, menguasai IPTEK, serta mandiri dan bertanggung jawab.

 

Struktur akademik meliputi jurusan sebagai unit pelaksana akademik di bawah fakultas dan program studi sebagai penyelenggara kurikulum. Beban studi untuk jenjang sarjana berkisar antara 144–160 SKS dalam waktu 4–6 tahun, magister 54–56 SKS (2–4 tahun), dan doktor 42–48 SKS (4–6 tahun). Sistem Kredit Semester (SKS) digunakan dalam proses pembelajaran, di mana 1 SKS setara dengan 50 menit tatap muka, 60 menit penugasan, dan 60 menit aktivitas mandiri per minggu.

 

Mahasiswa diwajibkan mengambil mata kuliah sesuai kemampuan. Sanksi akademik yang diberlakukan mencakup teguran, nilai E, skorsing, hingga Drop Out (DO). Mahasiswa bisa dikenai DO jika pada semester 4 belum mencapai 90 SKS dengan IPK di bawah 2.00, atau pada semester 8 belum mencapai 80 SKS dengan IPK di bawah 2.00, serta belum menyelesaikan studi dalam 14 semester atau tidak membayar UKT selama dua semester berturut-turut.

 

4. Norma, Etika, dan Tata Krama Kampus

Mahasiswa dituntut menjaga etika dan sopan santun, seperti berpakaian rapi dan sopan, tidak merokok di area kampus, tidak membuat kegaduhan, serta menjaga nama baik institusi. Mahasiswa juga dilarang menyebarkan ujaran kebencian, fitnah, kekerasan, dan informasi bohong di lingkungan akademik.

 

5. Hak dan Kewajiban Mahasiswa

Mahasiswa memiliki hak memperoleh pendidikan dan layanan akademik yang berkualitas, bimbingan dari dosen, akses fasilitas kampus, perlindungan terhadap kekerasan dan diskriminasi, serta berpartisipasi dalam organisasi kemahasiswaan.

 

Kewajiban mahasiswa meliputi pembayaran biaya pendidikan, menaati peraturan kampus, menjaga ketertiban dan keamanan, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menghormati ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

 

 

 

6. Plagiarisme dalam Dunia Akademik

 

Plagiarisme adalah tindakan mengambil atau meniru karya ilmiah orang lain tanpa izin atau tanpa mencantumkan sumber. Contohnya termasuk menyalin tugas kuliah, laporan praktikum, dan skripsi. Penyebab umum adalah ketidaktahuan, sikap cuek, dan manajemen waktu yang buruk.

 

Dampaknya antara lain merusak integritas akademik, menurunkan kualitas lulusan, dan menghambat pengembangan soft skills. Mahasiswa dianjurkan untuk menghindari plagiarisme dengan belajar mengutip yang benar, memahami kode etik akademik, dan mengembangkan kejujuran intelektual.

 

7. Revolusi Industri 4.0 dan Era Digital

 

Revolusi industri telah berkembang dari era mekanisasi (1.0), penggunaan listrik (2.0), otomasi dan teknologi informasi (3.0), hingga era digital dan integrasi sistem cerdas (4.0). Ciri utama industri 4.0 adalah kolaborasi antara manusia, mesin, dan sistem berbasis data besar (big data) dan kecerdasan buatan (AI).

 

Teknologi utama yang berkembang di era ini meliputi Internet of Things (IoT), AI, big data, cloud computing, augmented reality, robotika, dan 3D printing. Dampaknya mencakup perubahan cara kerja, perdagangan, hingga layanan publik. Mahasiswa harus siap menghadapi tantangan ini dengan menjadi adaptif, inovatif, dan kompeten secara digital.

 

8. Ekosistem Pendidikan Tinggi

 

Ekosistem pendidikan tinggi terdiri dari seluruh komponen yang saling mendukung dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan inovatif. Unsur-unsur penting meliputi mahasiswa, dosen, program studi, riset, kerja sama, dan inovasi.

 

Faktor yang mendukung daya saing bangsa dalam inovasi adalah sumber daya manusia (45%), jaringan dan kemitraan (25%), teknologi (20%), dan sumber daya alam (10%).

 

9. Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian

 

Organisasi mahasiswa menjadi sarana untuk mengembangkan soft skills, jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta jaringan pertemanan. Di Fakultas Pertanian, organisasi mahasiswa antara lain BEM, DPM, HIMASEPERTA, HIMAGRO, HIMAPIR, HMJ THP, PERMA AGT, PERMA TEP, GAMATALA, dan FOSSI.

 

Manfaat mengikuti organisasi mahasiswa meliputi peningkatan rasa tanggung jawab, kemampuan mengelola kegiatan, kerja sama tim, dan keterlibatan sosial.

 

10. Nilai dan Karakter Fakultas Pertanian

 

Fakultas Pertanian memiliki budaya kerja yang dikenal dengan singkatan BERKARYA, yaitu Bersih, Efektif, Religius, Kolaboratif, Akuntabel, Responsif, dan Yakin. Nilai-nilai ini menjadi panduan dalam seluruh aktivitas akademik dan kemahasiswaan.

 

11. Kemitraan dan Beasiswa

 

Fakultas Pertanian menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk menunjang kegiatan akademik dan kemahasiswaan, termasuk dalam bentuk program magang dan beasiswa. Beberapa mitra di antaranya adalah PT Adaro, PT Charoen Pokphand, Bank Indonesia, Danam Plus, JHL Merah Putih Kasih, Beasiswa Karya Salemba, dan lainnya.

 

12. Target Akademik Mahasiswa

 

Fakultas Pertanian menargetkan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu (≤ 8 semester), aktif dalam kegiatan kampus, mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta mampu bersaing di tingkat nasional dan global.

 

 

PKKMB Universitas Lampung 2025 HARI KE 1

 

Tema: Mahasiswa Tangguh, Inklusif, dan Berdampak demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045

 

 

 

Profil Universitas Lampung (Unila)

 

Universitas Lampung atau Unila didirikan pada tahun 1965 sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Fakultas Ekonomi dan Bisnis menjadi fakultas pertama yang dibentuk. Sejak saat itu, Unila terus mengalami perkembangan pesat dan kini menjadi salah satu kampus unggulan di tanah air.

 

Profil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

 

Saat ini, jabatan Menteri Pendidikan diemban oleh Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Fokus utama beliau adalah membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan yang berbasis pada inovasi dan pemanfaatan teknologi.

 

 

Materi 1: Pengembangan Karakter Mahasiswa

Disampaikan oleh AKBP Vicky Diulkarna’in, M.M.

Mahasiswa sebagai agen perubahan bangsa perlu membentuk karakter yang kuat dan dapat diandalkan. Untuk itu, dikenalkan konsep SIKOKO yang terdiri dari lima unsur utama, yaitu Silaturahmi, Komunikasi, Kolaborasi, Konsultasi, dan Do (melakukan tindakan nyata).

Selain itu, mahasiswa juga harus siap menghadapi berbagai hambatan dan tantangan hidup, yang terangkum dalam singkatan AGHTR: Ancaman, Gangguan, Halangan, Tantangan, dan Rintangan. Kelima hal ini harus disikapi dengan semangat dan sikap mental yang tangguh.

 

Dalam konteks dunia yang terus berkembang, konsep Society 5.0 menjadi penting. Ini adalah gagasan tentang masyarakat modern yang mengandalkan teknologi seperti Artificial Intelligence dan Big Data untuk memecahkan persoalan sosial. Informasi dari dunia nyata dikumpulkan, dianalisis oleh sistem digital, lalu diterapkan kembali dalam kehidupan masyarakat sebagai solusi nyata.

 

Generasi muda yang ingin mendorong Indonesia menuju masa depan emas pada 2045 harus mampu menghadapi berbagai tantangan serius seperti ketimpangan ekonomi, terbatasnya akses pendidikan, dan meningkatnya intoleransi. Oleh karena itu, sistem pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tapi juga pada pembentukan karakter, etika, tanggung jawab sosial, serta keteladanan.

 

 

 

 

Materi 2: Transformasi Bandar Lampung Menuju Kota Metropolitan

 

Disampaikan oleh Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T.

 

Bandar Lampung direncanakan menjadi kota metropolitan dengan fokus pada peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, dan daya saing daerah. Dalam mendukung rencana pembangunan jangka panjang ini, Universitas Lampung telah menyusun roadmap hingga tahun 2045, yang terdiri dari:

2022–2025: Penguatan pembelajaran berbasis riset

 

2026–2030: Penguatan inovasi

 

2031–2035: Pengembangan universitas riset dan awal universitas kewirausahaan

 

2036–2040: Penguatan sebagai universitas kewirausahaan

 

2041–2045: Konsolidasi dan stabilitas sebagai universitas kewirausahaan

 

Untuk menjamin mutu pendidikan, Unila juga aktif dalam memperoleh akreditasi internasional. Hingga kini, 1 program studi telah mendapat akreditasi RSC, 15 program studi telah diakreditasi oleh ASIIN, dan 14 program studi lainnya memperoleh akreditasi FIBAA.

 

Rektor Unila juga merancang strategi pembangunan kampus yang disebut dengan BE STRONG, yang meliputi Business sector, Empowerment of human resources, Services for community, Teaching, Research, Organizational partnerships, Network infrastructure, dan Good university governance.

 

 

 

 

Materi 3: Peran Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri

 

Disampaikan oleh Pariyanto, S.IP., dari Kesbangpol Kota Bandar Lampung

 

Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teknologi, tapi juga tetap menjaga integritas dan nasionalisme. Di tengah derasnya arus digitalisasi, penting bagi mahasiswa untuk tetap menjunjung tinggi etika, prestasi, serta menghormati simbol-simbol kebangsaan seperti Bendera Merah Putih. Perguruan tinggi harus menjadi tempat pembinaan generasi yang berkarakter dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.

 

 

Materi 4: Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Bela Negara

 

Disampaikan oleh Brigjen TNI Haryantana, S.H., Komandan Korem 043/Garuda Hitam

 

Materi ini menyoroti pentingnya semangat bela negara di kalangan mahasiswa. Sebagai bagian dari komponen bangsa, mahasiswa harus tanggap terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu kestabilan nasional.

Ancaman tersebut antara lain:

 

Radikalisme dan Terorisme: Kasus penangkapan teroris yang masih terjadi menandakan bahwa ideologi ekstrem masih mengintai, terutama di kalangan muda.

 

Permasalahan Sosial dan Ekonomi: Ketimpangan ekonomi berpotensi memicu konflik sosial dan ketegangan budaya.

 

Ancaman Narkoba: Indonesia berada dalam kondisi darurat narkoba. Jenis-jenis narkotika seperti sabu, ganja, dan ekstasi tersebar luas dan banyak disita aparat. Mahasiswa diharapkan turut ambil bagian dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

 

Melalui materi-materi tersebut, PKKMB Unila 2025 berupaya menanamkan kesadaran bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya soal menuntut ilmu, tetapi juga membentuk jati diri sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.

 

Overall sih 8/10. Kegiatannya udah keren

 

 

 

 

 

 

 

PKKMB UNIVERSITAS LAMPUNG 2025 HARI KE 2

 

 

1. Peran Mahasiswa di Era Digital & Pengembangan Kemahasiswaan

 

Pemateri: Prof. Dr. Sunyono, M.Si. – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

 

Di era digital, mahasiswa diharapkan bukan hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknologi, literasi digital, dan soft skills yang kuat.

 

Peran Mahasiswa di Era Digital:

 

Beradaptasi dengan Teknologi: Menguasai aplikasi pembelajaran, software, platform daring, coding, manajemen data, dan penggunaan media sosial yang produktif.

 

Kolaborasi Daring: Mampu bekerja sama melalui platform virtual seperti Zoom, Google Meet, atau Microsoft Teams.

 

 

Strategi Berkembang di Era Digital:

 

1. Pola Pikir – Belajar Sepanjang Hayat

 

1)    Terus mempelajari teknologi baru.

2)    Memantau tren teknologi global dan lokal.

3)    Menumbuhkan motivasi belajar mandiri.

 

 

2. Literasi Digital

 

1)      Memilah informasi yang akurat.

2)      Menjaga etika digital.

3)      Mengomunikasikan ide secara efektif.

 

 

3. Berkontribusi pada Inovasi

 

Mengembangkan solusi kreatif seperti aplikasi pembelajaran atau kesehatan.

 

Aktif dalam startup, riset, atau komunitas digital.

 

Memanfaatkan big data untuk analisis sosial dan ekonomi.

 

 

 

4. Ketahanan Diri

 

Fleksibel menghadapi perubahan.

 

Berpikir kritis.

 

Mengelola stres dengan olahraga, meditasi, atau mentoring.

 

 

Pergeseran Metode Pengajaran:

 

Pembelajaran daring interaktif.

 

Blended learning (tatap muka + online).

 

Penilaian berbasis teknologi.

 

 

Pengembangan Kemahasiswaan:

 

Fokus pada soft skills, karakter, komunikasi, kerja sama tim, dan kewirausahaan.

 

 

Program Belmawa 2025:

Meliputi PIMNAS, MTQMN, POMNAS, PILMAPRES, LIDM, KRI, ON-MIPA, KMHE, SATRIA DATA, dan lainnya. Mahasiswa Unila telah membuktikan prestasi di tingkat nasional.

 

 

 

2. Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Kampus

 

Pemateri: Prof. Dr. Novita Tresiana, M.Si. – Satgas PPKPT Unila

 

Tentang Satgas PPKPT:

Satgas ini dibentuk untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, sesuai Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021.

 

Layanan yang Disediakan:

 

Pelaporan dan pendampingan psikologis.

 

Bantuan hukum.

 

Dukungan akademis dengan jaminan kerahasiaan.

 

Skrining kesehatan mental melalui UPA BK.

 

 

Peran UPA BK:

 

Bimbingan dan konseling umum.

 

Penanggulangan kasus kekerasan akademik.

 

Koordinasi dengan Tim Layanan Kekerasan Perguruan Tinggi.

 

 

 

3. Program P4GN Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

 

Pemateri: Tim Satgas P4GN & dr. Tri Umiana Soleha, M.Kes. – “Klinik Unila Be Smart Be Healthy”

 

Latar Belakang:

UPA BK Unila menjadi motor penggerak program P4GN dengan menggandeng BNN, LSM, dan organisasi rehabilitasi.

 

Strategi P4GN:

 

1. Edukasi & Kampanye Kesadaran – Sosialisasi bahaya narkotika kepada sivitas akademika.

2. Pendampingan & Kebijakan Internal – Membangun budaya kampus sehat dan responsif terhadap kasus penyalahgunaan narkoba.

3. Kolaborasi Eksternal – Kerja sama dengan BNN dan mitra lainnya, hingga menerima penghargaan dari BNN Provinsi Lampung.

4. Pengembangan Literasi & Inovasi – Kampanye preventif dan peningkatan literasi narkotika.

5. Koordinasi Layanan – Penentuan alur layanan dan peran masing-masing pihak.

4. Fasilitas Kesehatan Tingkat 1 & Program BERSINAR (Bebas dari Narkoba)

 

Pemateri: Poliklinik Unila

 

Tujuan:

Meningkatkan kesadaran dan peran aktif mahasiswa dalam P4GN melalui edukasi, layanan kesehatan, dan pendampingan.

 

Upaya Preventif:

 

Screening dini penyalahgunaan narkotika.

 

Edukasi langsung bahaya narkoba.

 

Pelayanan kesehatan untuk konsultasi atau pertolongan.

 

 

Layanan Pendukung:

 

Konsultasi psikologis melalui e-Konseling.

 

Rawat jalan di Klinik Unila.

 

Pendampingan khusus korban penyalahgunaan narkoba.

 

Kemitraan strategis dengan institusi anti-narkoba.

 

 

Program Edukasi & Pencegahan:

 

Roadshow edukasi ke fakultas-fakultas.

 

Sosialisasi PKKMB.

 

Pendidikan untuk organisasi mahasiswa.

 

Pembentukan relawan anti-narkoba.

 

Kampanye digital dan media sosial.

 

 

Hari kedua PKKMB makin seru, apalagi ada penampilan dari UKM-UKM yang ada di Universitas Lampung. Acaranya rame dan nggak ngebosenin. Aku kasih rating 9/10 deh

 

 

Rangkuman Materi PKKMB Fakultas Pertanian Universitas Lampung 2025 – 

PKKMB DAY-3

 

1. Pimpinan dan Struktur Organisasi Fakultas

 

Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) dipimpin oleh Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P. sebagai Dekan periode 2023–2027. Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kerjasama dijabat oleh Prof. Dr. Ir. Purnomo, M.S., Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan dijabat oleh Dr. Qadar Hasani, S.Pi., M.Si., dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dijabat oleh Dr. Agustiansyah, S.P., M.Si. Staf pendukung fakultas antara lain Heru Setyawan, S.P., M.M., Mira Sari, S.E., M.S.Ak., dan M. Zuhri Zaman, S.I.Kom.

 

Fakultas Pertanian memiliki 10 jurusan dan 15 program studi sarjana, 5 program magister, serta 1 program doktor. Dosen aktif berjumlah 260 orang, terdiri dari 33 PNS dan 2 PPPK. FP Unila juga telah menerapkan sistem Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

 

2. Visi Fakultas Pertanian 2025–2029

 

Menjadi pusat unggulan berdaya saing global dalam pendidikan, riset, dan inovasi biomassa tropika untuk ketahanan pangan dan energi berkelanjutan.

 

3. Sistem Pendidikan Tinggi dan Perkuliahan

 

Pendidikan tinggi terdiri dari empat elemen utama yaitu mahasiswa, dosen, lulusan, dan institusi. Tujuan pendidikan tinggi adalah mencetak lulusan yang cerdas, kompeten, berintegritas, dan inovatif.

 

Kompetensi lulusan yang diharapkan meliputi kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis, berpikir kritis dan analitis, bekerja dalam tim, menguasai IPTEK, serta mandiri dan bertanggung jawab.

 

Struktur akademik meliputi jurusan sebagai unit pelaksana akademik di bawah fakultas dan program studi sebagai penyelenggara kurikulum. Beban studi untuk jenjang sarjana berkisar antara 144–160 SKS dalam waktu 4–6 tahun, magister 54–56 SKS (2–4 tahun), dan doktor 42–48 SKS (4–6 tahun). Sistem Kredit Semester (SKS) digunakan dalam proses pembelajaran, di mana 1 SKS setara dengan 50 menit tatap muka, 60 menit penugasan, dan 60 menit aktivitas mandiri per minggu.

 

Mahasiswa diwajibkan mengambil mata kuliah sesuai kemampuan. Sanksi akademik yang diberlakukan mencakup teguran, nilai E, skorsing, hingga Drop Out (DO). Mahasiswa bisa dikenai DO jika pada semester 4 belum mencapai 90 SKS dengan IPK di bawah 2.00, atau pada semester 8 belum mencapai 80 SKS dengan IPK di bawah 2.00, serta belum menyelesaikan studi dalam 14 semester atau tidak membayar UKT selama dua semester berturut-turut.

 

4. Norma, Etika, dan Tata Krama Kampus

 

Mahasiswa dituntut menjaga etika dan sopan santun, seperti berpakaian rapi dan sopan, tidak merokok di area kampus, tidak membuat kegaduhan, serta menjaga nama baik institusi. Mahasiswa juga dilarang menyebarkan ujaran kebencian, fitnah, kekerasan, dan informasi bohong di lingkungan akademik.

 

5. Hak dan Kewajiban Mahasiswa

 

Mahasiswa memiliki hak memperoleh pendidikan dan layanan akademik yang berkualitas, bimbingan dari dosen, akses fasilitas kampus, perlindungan terhadap kekerasan dan diskriminasi, serta berpartisipasi dalam organisasi kemahasiswaan.

 

Kewajiban mahasiswa meliputi pembayaran biaya pendidikan, menaati peraturan kampus, menjaga ketertiban dan keamanan, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menghormati ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

6. Plagiarisme dalam Dunia Akademik

 

Plagiarisme adalah tindakan mengambil atau meniru karya ilmiah orang lain tanpa izin atau tanpa mencantumkan sumber. Contohnya termasuk menyalin tugas kuliah, laporan praktikum, dan skripsi. Penyebab umum adalah ketidaktahuan, sikap cuek, dan manajemen waktu yang buruk.

 

Dampaknya antara lain merusak integritas akademik, menurunkan kualitas lulusan, dan menghambat pengembangan soft skills. Mahasiswa dianjurkan untuk menghindari plagiarisme dengan belajar mengutip yang benar, memahami kode etik akademik, dan mengembangkan kejujuran intelektual.

 

7. Revolusi Industri 4.0 dan Era Digital

 

Revolusi industri telah berkembang dari era mekanisasi (1.0), penggunaan listrik (2.0), otomasi dan teknologi informasi (3.0), hingga era digital dan integrasi sistem cerdas (4.0). Ciri utama industri 4.0 adalah kolaborasi antara manusia, mesin, dan sistem berbasis data besar (big data) dan kecerdasan buatan (AI).

 

Teknologi utama yang berkembang di era ini meliputi Internet of Things (IoT), AI, big data, cloud computing, augmented reality, robotika, dan 3D printing. Dampaknya mencakup perubahan cara kerja, perdagangan, hingga layanan publik. Mahasiswa harus siap menghadapi tantangan ini dengan menjadi adaptif, inovatif, dan kompeten secara digital.

 

8. Ekosistem Pendidikan Tinggi

 

Ekosistem pendidikan tinggi terdiri dari seluruh komponen yang saling mendukung dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan inovatif. Unsur-unsur penting meliputi mahasiswa, dosen, program studi, riset, kerja sama, dan inovasi.

 

Faktor yang mendukung daya saing bangsa dalam inovasi adalah sumber daya manusia (45%), jaringan dan kemitraan (25%), teknologi (20%), dan sumber daya alam (10%).

 

9. Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian

 

Organisasi mahasiswa menjadi sarana untuk mengembangkan soft skills, jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta jaringan pertemanan. Di Fakultas Pertanian, organisasi mahasiswa antara lain BEM, DPM, HIMASEPERTA, HIMAGRO, HIMAPIR, HMJ THP, PERMA AGT, PERMA TEP, GAMATALA, dan FOSSI.

 

Manfaat mengikuti organisasi mahasiswa meliputi peningkatan rasa tanggung jawab, kemampuan mengelola kegiatan, kerja sama tim, dan keterlibatan sosial.

 

10. Nilai dan Karakter Fakultas Pertanian

 

Fakultas Pertanian memiliki budaya kerja yang dikenal dengan singkatan BERKARYA, yaitu Bersih, Efektif, Religius, Kolaboratif, Akuntabel, Responsif, dan Yakin. Nilai-nilai ini menjadi panduan dalam seluruh aktivitas akademik dan kemahasiswaan.

 

11. Kemitraan dan Beasiswa

 

Fakultas Pertanian menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk menunjang kegiatan akademik dan kemahasiswaan, termasuk dalam bentuk program magang dan beasiswa. Beberapa mitra di antaranya adalah PT Adaro, PT Charoen Pokphand, Bank Indonesia, Danam Plus, JHL Merah Putih Kasih, Beasiswa Karya Salemba, dan lainnya.

 

12. Target Akademik Mahasiswa

 

Fakultas Pertanian menargetkan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu (≤ 8 semester), aktif dalam kegiatan kampus, mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta mampu bersaing di tingkat nasional dan global.


PKKMB JURUSAN 2025

PKKMB DAY-4

 

Rangkuman Materi Agronomi

 

1. Apa itu Agronomi?

Agronomi adalah ilmu dan teknologi budidaya tanaman secara berkelanjutan untuk menghasilkan dan memanfaatkan tanaman bagi kebutuhan manusia, seperti pangan, pakan, energi, hiasan, obat-obatan, kosmetik, kayu, penutup tanah, dan lainnya. Agronomi juga mencakup praktik penting dalam memelihara serta meningkatkan kualitas tanaman.

 

2. Cakupan Agronomi:

 Genetika dan pemuliaan tanaman

 Teknologi benih

 Pengelolaan lahan/ilmu tanah

 Budidaya tanaman pangan

 Budidaya tanaman hortikultura

 Budidaya tanaman perkebunan/manajemen perkebunan

 Ilmu pengganggu tanaman (hama, penyakit, gulma)

 Lingkungan tanaman

 Panen dan pasca panen

 

3. Visi Program Studi Agronomi

Menjadi pusat unggulan (Center of Excellence) yang berdampak di tingkat nasional dan internasional dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi agronomi serta hortikultura untuk mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.

 

4. Capaian Pembelajaran (Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023):

 Penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta keterampilan spesifik bidang tertentu.

 Kecakapan umum sebagai dasar penguasaan ilmu dan teknologi yang relevan dengan dunia kerja.

 Pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk kerja atau studi lanjut, termasuk sertifikasi profesi.

 Kemampuan berpikir kritis, mandiri, dan pembelajar sepanjang hayat.

 

5. Etika Mahasiswa Agronomi:

 Menghormati dosen dan sesama mahasiswa, berbicara sopan, serta menghargai usaha dosen.

 Tidak membully, menyingkirkan, atau bersikap tidak pantas terhadap sesama mahasiswa.

 Menjaga fasilitas kampus (gedung, laboratorium, lapangan) agar tetap bersih, rapi, dan nyaman.

 

6. Pentingnya Standar Etika Mahasiswa:

 Etika membentuk karakter mahasiswa.

 Membantu mahasiswa lebih baik dalam perilaku dan sopan santun.

 Membantu memahami nilai moral dan perilaku akademik.

 Membuat mahasiswa lebih disiplin, bertanggung jawab dan peduli sekitar.



Kesimpulan

PKKMB Fakultas Pertanian Universitas Lampung tahun 2025 berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini membantu mahasiswa mengenal lingkungan kampus, sistem perkuliahan, serta peraturan dan etika yang berlaku di dunia akademik.

Melalui materi yang disampaikan oleh para dosen dan pimpinan fakultas, mahasiswa baru dibekali pengetahuan penting untuk memulai kehidupan kuliah. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat belajar.

Dengan adanya PKKMB, mahasiswa baru diharapkan bisa lebih siap dalam menjalani perkuliahan dan aktif berkontribusi di lingkungan kampus.


0 Komentar